lennon

lennon
Tampilkan postingan dengan label IMM Tangsel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IMM Tangsel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 September 2013

TEKNIK PERSIDANGAN

(Edisi Revisi)[1]

Oleh: Andy Wiyanto[2]


PENDAHULUAN

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) diselenggarakan dari kader, oleh kader dan untuk kader. Penekanan pengertian ini bukan dalam konteks penyelenggaraan kepengurusan IMM yang didasarkan prinsip demokrasi sebagaimana dirumuskan demikian oleh Abraham Lincoln[3] tersebut, namun lebih kepada kepemimpinan yang bersifat kolektif kolegial. Secara etimologi kepemimpinan yang kolektif kolegial berasal dari kata kolektif yang berarti secara bersama atau secara gabungan[4] dan kolegial yang berarti bersifat seperti teman sejawat atau akrab seperti teman sejawat[5].

Kamis, 12 Juli 2012

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tangsel Tolak Liberalisasi Pendidikan





TANGSEL - Dalam Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT), disebutkan bahwa pendanaan dan pengelolaan PT diserahkan kepada pihak universitas dengan dalih otonomi kampus sebagaimana dimaksud Pasal 48 Ayat 1 serta Pasal 50 Ayat 1 dan 3. IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Cabang Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menilai dengan adanya ketentuan tersebut akan muncul penetapan biaya pendidikan oleh Rektor yang akan tinggi!

Hal tersebut dikatakan Ketua IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) Kota Tangsel, Andy Wiyanto melalui rilis kepada Bantenpost, Selasa (10/04). Menurutnya IMM mensinyalir adanya upaya pemerintah untuk melepas tanggungjawab membiayai pendidikan. Hasil akhirnya adalah privatisasi dan bisnis pendidikan! RUU PT tak lebih dari Undang-Undang Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang memberi kebebasan kepada pengelola perguruan tinggi mencari dan mengelola keuangan.

“Pengesahan RUU memberi celah akan biaya pendidikan perguruan tinggi yang semakin mahal sehingga tidak terjangkau mahasiswa dari keluarga miskin! Negara seharusnya mencerdaskan kehidupan bangsa!,” tegas Andy.

Sabtu, 07 Juli 2012

IMM Tangsel Nilai RUU Perguruan Tinggi Sulitkan Mahasiswa Miskin

Rabu, 11 April 2012 14:44
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Tangerang Selatan (Tangsel) menilai Rancangan Undang-Undang Pendidikan Tinggi (RUU PT) akan menyebabkan biaya pendidikan di perguruan tinggi jadi meningkat.
Sebab pihak kampus akan berdalih bahwa biaya yang mereka tetapkan merupakan otonomi kampus sebagaimana diatur dalam pasal 48 Ayat 1 serta pasal 50 Ayat 1 dan 3 undang-undang tersebut.
“IMM Cabang Tangerang Selatan mensinyalir adanya upaya pemerintah untuk melepas tanggung jawab membiayai pendidikan. Hasil akhirnya adalah privatisasi dan bisnis pendidikan! RUU PT tak lebih dari Undang-Undang Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang memberi kebebasan kepada pengelola perguruan tinggi mencari dan mengelola keuangannya,” papar Ketua Umum IMM Tangsel, Andy Wiyanto dalam rilisnya.

Senin, 18 Juni 2012

Kader Pencak Silat IMM Tangerang Selatan Jajal Kemampuan di Rusia

Fesbuk Banten News

FESBUK BANTEN News – Setidaknya dalam sebulan, Indra Kurniawan, kader sekaligus salah satu pendiri IMM Tangerang Selatan, yang saat ini mendapat beasiswa pascasarjana di kampus RUDN Rusia telah membuktikan bahwa kehadirannya dan sesama mahasiswa Indonesia lain di rusia tidak hanya belajar.

Kader Pencak Silat IMM Tangerang Jajal Kemampuan di Rusia



Tribunners


Tribunnews.com - Sabtu, 9 Juni 2012 13:51 WIB

TRIBUNNEWS.COM -
 Setidaknya dalam sebulan, Indra Kurniawan, kader sekaligus salah satu pendiri IMM Tangerang Selatan, yang saat ini mendapat beasiswa pascasarjana di kampus RUDN Rusia telah membuktikan bahwa kehadirannya dan sesama mahasiswa Indonesia lain di rusia tidak hanya belajar.
Melekat dalam diri mereka predikat sebagai duta budaya bangsa. Predikat ini bukanlah suatu yang berlebihan. Pasalnya mereka berturut-turut mampu membuat publik Rusia dan negara lain terkagum akan kekayaan budaya Indonesia. Pada hari jumat, tanggal 4 mei 2012 mereka menampilkan rangkaian tari rantak berpadu dengan gerakan pencak silat di acara tahunan kampus RUDN bernama Planeta yugozapadnaya. Kekhasan penampilan tim indonesia membuat para tamu undangan dari seluruh dunia terpana. Alunan musik pengiring dan keindahan gerakan tari seakan membawa hati para penonton  melayang ke negeri subur dan makmur, Indonesia.

DEMONSTRASI ANARKIS CIDERAI PROSES DEMOKRATISASI

Oleh: Andy Wiyanto

Demonstrasi merupakan penjewantahan aspirasi rakyat yang tidak terbendung oleh pemerintah melalui kebijakannya. Demonstrasi juga menjadi urgent ketika fungsi check and balances tidak lagi optimal dalam organ penyelenggara negara. Pendek kata, demonstrasi adalah wujud partisipasi rakyat dalam pemerintahan dan menjadi kontrol atas penyelenggaraan negara oleh wakil rakyat. Demonstrasi menjadi penting sebab merupakan perwujudan demokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh sebab itu demonstrasi sebagai hak warga negara yang bebas menyampaikan pendapatnnya haruslah dilakukan secara bertanggung jawab.

Begitu pentingnya demonstrasi hingga diatur dalam instrumen HAM nasional, yaitu Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Demonstrasi sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum merupakan salah satu hak asasi manusia yang keberadaannya dijamin secara konstitusional di Indonesia.

IMM ; KPK Jangan Khianati Amanat Rakyat!



Hukum_Kriminal - Senin 18 Juni 2012 21:38
TANGSEL - Wabah korupsi merebak dalam segala lini kehidupan negara. Pasca reformasi dibentuklah KPK (Komisi Pemberantasn Korupsi) yang concern untuk menanggulangi wabah tersebut. Celakanya, hingga kini KPK masih belum bernyali untuk menuntaskan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara secara signifikan. Bahkan sebagian kalangan menilai KPK tebang pilih dalam melakukan penuntasan kasus korupsi di Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Umum IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Andy Wiyanto. IMM menyerukan agar KPK tidak melakukan pencitraan dalam penanganan kasus-kasus korupsi.

Selasa, 10 April 2012

RUU PERGURUAN TINGGI: MAHASISWA MUHAMMADIYAH TOLAK LIBERALISASI, PRIVATISASI DAN KOMERSIALISASI PENDIDIKAN!



Pernyataan Sikap IMM Tangerang Selatan atas RUU Perguruan Tinggi


Bismillahhirrahmannirrahim

Dalam Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT), disebutkan bahwa pendanaan dan pengelolaan PT diserahkan kepada pihak universitas dengan dalih otonomi kampus sebagaimana dimaksud Pasal 48 Ayat 1 serta Pasal 50 Ayat 1 dan 3. IMM Cabang Tangerang Selatan menilai dengan adanya ketentuan tersebut akan muncul penetapan biaya pendidikan oleh Rektor yang akan tinggi!

IMM Cabang Tangerang Selatan mensinyalir adanya upaya pemerintah untuk melepas tanggungjawab membiayai pendidikan. Hasil akhirnya adalah privatisasi dan bisnis pendidikan! RUU PT tak lebih dari Undang-Undang Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang memberi kebebasan kepada pengelola perguruan tinggi mencari dan mengelola keuangan. Pengesahan RUU memberi celah akan biaya pendidikan perguruan tinggi yang semakin mahal sehingga tidak terjangkau mahasiswa dari keluarga miskin! Negara seharusnya mencerdaskan kehidupan bangsa!

Jumat, 16 Maret 2012

IMM Tangsel Nilai Pemberian Konpensasi BBM Menyesatkan




Published On: Fri, Mar 16th, 2012




Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tangerang Selatan (IMM Tangsel) menilai rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dari Rp 4500 ke angka Rp 6000 merupakan bukti pemerintah telah melupakan amanat penderitaan rakyat. Demikian rilis IMM Tangsel, Kamis (15/3).
“IMM Tangerang Selatan berpendapat bahwa pemberian konpensasi bagi rakyat akibat adanya rencana kenaikan harga BBM adalah bentuk pembodohan terhadap rakyat! Rakyat bukannya diberi kemudahan dalam akses memperoleh kehidupan yang layak, tetapi justru dimanjakan oleh bantuan tunai yang membuat rakyat menjadi malas dan pragmatis,” tutur Ketua Umum IMM Tangsel, Andy Wiyanto dalam rilisnya.

Kamis, 15 Maret 2012

Naikkan Harga BBM = Bodohi Rakyat

TrustKota.Com


Kamis, 15 Maret 2012 20:50





Ilustrasi sasana antri di Pom Bensin
TRUSTKOTACOM, TANGERANG SELATAN - Rencana menaikkan harga BBM oleh pemerintah terus menuai penolakan dari berbagai kalangan masyarakat. Kali ini yang tegas menolak rencana tersebut adalah  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tangerang Selatan (IMM Tangsel).




Dalam rilisnya, IMM menyatakan kenaikan BBM yang akan dilaksanakan April mendatang adalah suatu bukti bahwa pemerintahan sekarang telah melupakan amanat penderitan rakyat. Selain itu, alasan pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan mengalihkannya untuk kompensasi kepada rakyat menurut IMM adalah suatu bentuk pembodohan pemerintah kepada rakyatnya.

IMM Tangsel Nilai Pemberian Konpensasi BBM Menyesatkan

Kamis, 15 Maret 2012 16:04


Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tangerang Selatan (IMM Tangsel) menilai rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dari Rp 4500 ke angka Rp 6000 merupakan bukti pemerintah telah melupakan amanat penderitaan rakyat. Demikian rilis IMM Tangsel, Kamis (15/3).
“IMM Tangerang Selatan berpendapat bahwa pemberian konpensasi bagi rakyat akibat adanya rencana kenaikan harga BBM adalah bentuk pembodohan terhadap rakyat! Rakyat bukannya diberi kemudahan dalam akses memperoleh kehidupan yang layak, tetapi justru dimanjakan oleh bantuan tunai yang membuat rakyat menjadi malas dan pragmatis,” tutur Ketua Umum IMM Tangsel, Andy Wiyanto dalam rilisnya.

Senin, 27 Februari 2012

IMM Desak Pemerintah Realisasikan UU Soal Senjata Api

Tribun Jakarta


Tribunnews.com - Senin, 27 Februari 2012 16:12 WIB


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Delapan orang perampok berpenutup wajah berani merampok empat toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, pada siang hari, Jumat (24/2/2012). Dampaknya, warga menjadi resah.
Terkait perampokan itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Tangerang Selatan menilai peristiwa tersebut tidak perlu terjadi jika intelijen kepolisian berjalan secara baik. IMM mencontohkan, pengungkapan kasus terorisme berkat kerja intelijen yang maksimal.

IMM Desak Pemerintah Realisasikan UU Soal Senjata Api

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 - 16:18

JAKARTA - Delapan orang perampok berpenutup wajah berani merampok empat toko emas di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, pada siang hari, Jumat (24/2/2012). Dampaknya, warga menjadi resah.
Terkait perampokan itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Tangerang Selatan menilai peristiwa tersebut tidak perlu terjadi jika intelijen kepolisian berjalan secara baik. IMM mencontohkan, pengungkapan kasus terorisme berkat kerja intelijen yang maksimal.
"Keseriusan (intelijen) jangan hanya tampak untuk kasus yang disoroti dunia internasional seperti terorisme," ujar Ketua Umum IMM Cab Tangsel, Andy Wiyanto dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Senin (27/2/2012).